Penelitian Pembuatan kokas dari Batu Bara Bayah-Banten Selatan

Sumber daya batubara (Coal Resources) di Indonesia cukup besar dengan total cadangan kurang lebih 39 milyar ton. Bila diasumsikan laju pertumbuhan produksi batubara mencapai 12,4 % per tahun, maka batubara Indonesia dapat dimanfaatkan hingga tahun 2166. Lokasi cadangan umumnya berada di Sumatera (64%) dan Kalimantan (35%). Sementara itu daerah-daerah lain seperti pulau Jawa dan Sulawesi walaupun cadangannya sedikit tetapi telah dimanfaatkan, karena di kedua daerah tersebut lokasi konsumen tidak jauh. Sehingga batu bara tetap ekonomis untuk dimanfaatkan. Di pulau Jawa, banyak pemakai batubara untuk berbagai keperluan, sedangkan di Sulawesi terdapat pabrik semen dengan kapasitas yang cukup besar [Koestoer, 1997].
Cadangan batu bara Indonesia saat ini berjumlah sekitar 7 miliar ton yang terdiri dari batu bara berkualitas rendah, yaitu lignite (49%), dan sub-bituminous (26%), serta batu bara berkualitas tinggi yaitu bituminous (24%) dan antrachite (1%). Cadangan batubara (Coal Reserves) adalah bagian dari sumber daya batubara yang telah diketahui dimensi, sebaran kuantitas, dan kualitasnya, yang pada saat pengkajian kelayakan dinyatakan layak untuk ditambang Batubara berkualitas rendah ditandai dengan kandungan air yang tinggi dan karbon yang rendah. Sementara itu, batu bara berkualitas tinggi memiliki kandungan air yang rendah dan karbon yang tinggi, dan umumya dijual ke pasar ekspor internasional [Iskandar,2006]. Berikut peta penyebaran endapan batu bara di Indonesia, secara rinci dapat dilihat pada Gambar 1.1.
indonesia-coal-resources2

Gambar 1.1. Penyebaran endapan batu bara Indonesia [Puslitbang Tekmira, 2006]

Potensi sumber daya batu bara di Banten sekitar 13,3 juta ton, dalam bentuk sumber daya tersebar di Kabupaten Lebak, wilayah Banten bagian selatan. Class Sub Bituminous Coal dengan hasil analisa nilai kalori berkisar 4500 s/d 5800 cal/gr (adb) terdapat di Kec. Bojongmanik, Leuwidamar, Muncang, Sajira dan Cipanas. Sedangkan Class Bituminus – Semiantrasit dengan hasil analisa nilai kalori berkisar antara 5500 s/d 7000 cal/gram tersebar di Kec. Bayah, Panggarangan, Cihara & Cilograng [Data Distamben lebak, 2008]. Secara umum Bayah memiliki cadangan pertambangan berkapasitas 10,975,000 ton. Cadangan ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Selama ini penggunaan hanya sebatas penjualan bahan mentah ke konsumen. Karena sempitnya ruang penjualan tersebut sehingga mengakibatkan kesulitan dalam pemasarannya. [http://www.banten.go.id, 2008]. Peta sebaran dan potensi batubara di Banten dapat dilihat pada gambar 2. 1. berikut.

Peta sebaran batubara Banten
Gambar 1.2. Peta sebaran batu bara Propinsi Banten [Distamben Kab.lebak, 2008]

Pada prinsipnya batu bara dari semua peringkat dapat diubah dengan teknologi batu bara bersih menjadi bahan bakar cair, gas atau padat yang lebih ramah lingkungan. Teknologi batu bara dapat dikelompokan dalam konversi batu bara menjadi kokas/ semi-kokas briket batu bara melalui proses karbonisasi batu bara, likuifaksi batu bara dan gasifikasi batu bara yang menghasilkan minyak dan gas sintetis [Budi,2003].
Coking coal adalah batubara yang indikasi awalnya mempunyai sifat caking tertentu, Sifat caking adalah sifat ketika dipanaskan pada suhu tertentu, batu bara tersebut akan meleleh, mengembang dan memadat kembali membentuk bongkahan. Batu bara yang mempunyai sifat caking adalah jenis batu bara bitominous [Annual Book of ASTM Standard,1981].
Pemanfaatan kokas pada industri antara lain, pengecoran logam (sebagai bahan bakar dan reduktor), industri gula (bahan bakar), dan industri elektroda (sebagai bahan baku elektroda karbon). Pada industri pembuatan besi baja dalam tanur tinggi kokas merupakan bahan bakar terpenting yang diperlukan. Kokas tersebut digunakan sebagai sebagai bahan reduktor. Pada saat ini kebutuhan kokas semakin meningkat sebagai bahan bahan bakar di berbagai industri. Saat ini sebanyak 92% bahan bakar kokas masih di impor dari RRC, Taiwan dan Jepang [Kusmayanto,2007].
Mengingat kokas merupakan komoditi yang memegang peranan penting dalam pengembangan industri metalurgi di tanah air, maka untuk pemenuhan kebutuhan kokas tersebut diperlukan usaha penelitian dan pengembangan pembuatan kokas dari batu bara Bayah Banten selatan, guna memanfatkan sumber daya lokal, serta mengurangi ketergantungan impor kokas yang tentunya juga menghemat devisa negara.

25

Gambar.1.3. Foto Batu Bara bayah Banten Selatan

S3010014

Gambar.1.4. Kokas hasil penelitian dari batu bara Bayah-Banten Selatan

51 responses to “Penelitian Pembuatan kokas dari Batu Bara Bayah-Banten Selatan

  1. Yth : Bapak2 yang bergelut dibidang batubara

    saran dong buat saya,
    pusing saya mencari KP FULL YANG BISA DI TAKE OVER
    rata2 tak dapat kami pegang, surat minat gampang, jika summary yang bagus Bapak send kesaya, kami akan mintakan dengan company peminat surat LOInya

    pusing pak ……………
    kalori midle saja yang dicari begitu

    tks
    sumardi
    +6281254412414

    • Dear, Mr. Sumardi

      Pak, saya mau jual lahan batu bara di pulau jawa luas lahan 17Ha. semua surat perijinan lengkap. info lebih jelas 0812 8277 3006. Tedjo. Thanx

    • Saya ada IUP mau di take-over..cuman data calon buyer tidak pernah ditunjukan dgn benar..shg calon penjual juga tidak mau memberikan data-data tambang yg lengkap..akhirnya gagal..sifatnya hanya Broker yg gak jelas..

  2. Terimakasih pa riki g atas tanggapannya.

    Apakah raw materialnya hanya batubara bayah atau di-mix dengan material lain? dan apakah dipadatkan dulu (briket/press) sebelum di karbonisasi? kalo ya bindernya apa pa?

    • Material yang digunakan asli dari bayah pak, tidak ada binder apapun, raw yang digunakan kalori diatas 6900 kkal tidak dibriket, pembentukan dilakukan setelah di karbonisasi.

  3. industri karbonisasi batubara kira2 ada dimana yach letakx yang ada di indonesia? cari dimana data produk samping karbonisasi batubara?

    tolong di jawab yach…..

    karna ini menyangkut hidup mati saya….. Plizzzzzzzzzzzz

  4. dear rekans,

    saya baru saja memulai industri pengolahan batubara dan green coke menjadi carbonraiser dan briket di surabaya, jika berkenan bisa hubungi saya di 081218804025

    salam

    eny

    • Dear bu eny,,

      Bagus sekali, mungkin kita bisa sharing informasi dan teknologi. Saya save nomornya ya, kemudian ini no.hp saya 085693638659. Mungkin suatu saat kita bisa ketemu. Perusahaan Ibu namanya apa ya?? kemaren2 ada yang nawarin saya juga dengan bahan baku dan produk jadi yang sama dan katanya pusatnya disurabaya.

      Regards,

      -Riki Gana-

  5. Nama perusahaan saya UD. Indria Utama pak, label juga sama. Salam kenal. Kalau ada waktu silakan main-main ke Surabaya, customer sementara dari peleburan2 metal di area Jawa Timur, mulai bertambah beberapa customer dari Jawa Tengah (solo, tegal, semarang) dan Tangerang. Sample boleh dibawa free :)

    Salam

    Eny

  6. GIVENDO ENERGY
    Jl.Jlagran Lor130 Yogyakarta – HP.087839840660

    = Kokas Coal Coke ( CC )
    – Granual ( serbuk ) = Rp. 5.200,-/kg
    – Briket = Rp. 5.900,-/kg

    = Kokas Green Coke ( GCC )
    – Granual ( serbuk ) = Rp. 5.200,-/kg
    – Briket = Rp. 5.900,-/kg

    Capacity : 5.000 tons per/month (bongkahan property).

    dapat tapi bulu kakinya sebuah makan heyo

  7. Dear Riki Gana,,,

    salam kenal Pak, maaf sebelumnya. bisakah anda membantu saya.

    saya mau jual lahan batu bara didaerah pulau jawa dengan luas lahan 17ha. semua dokumen yang menyangkut hasil lab, dan semua perijinan sudah kami siapkan.

    jika ada peminat tolong infonya pak.

    terima kasih.

    0812 8277 3006.

  8. Dear Pak Riki Gana
    Kami mau bikin semi-coke,tolong bagaimana proses yang paling baik dan Carbonization Chambernya seperti apa pak.
    Temperatur berapa Volatile Meternya yang efektif.
    Bagaimana dan apa yang dimaksud dengan keadaan PLASTIS
    DI DINDING Pak minta tolong dijelaskan

    Terima kasih

    J.U Ginting
    PT.Enviro Energi Abadi
    Menara BNI 46,Lt16,Jl.Sudirman Kav 1 Jakarta
    Tel 021-5727501

  9. dear bapak dan ibu,
    mohon diinfokan yang bisa supply raw coal untuk coking plant karena saya sedang membuat conceptual business.

    salam,
    Budiyono

    • salam kenal pak budi, sekiranya bapak masih butuh coking coal inssaallah saya bisa bantu,spek paling dominan dalam coking coal

      CSN :min 8
      G indeks : min 85
      Y indeks : min 12

  10. Pak Riki Gana.

    Kami berniat kunjungi Bayah untuk cari batu bara

    Cal. 6000 up, Sulfur<1% , Ash<10% dan TM< 20%

    Kira kira yang seperti tersebut di atas ada di daerah

    mana ya pak ?.

    Wasalam

    Misbah Makmun

  11. mas Riki,

    punya peta lokasi sebaran batu gamping untuk daerah lebak dsk? kalo punya, share sini ya, atau kirim ke email saya.

    thx.

  12. salam pak riky

    saya ingin membuat kokas karena didaerah saya kab.50 kota banyak batubara kalory tinggi> 7000 up Adb dgn tm 5% dimana saya harus mendapatkan tehnologinya saya punya izin konsesi 2000 Ha sdh iup op dan kami cuma mau dibuat kokas supaya masyarakat saya bisa bekerja semua demikian atas bantuannya saya ucapkan trimakasih

    • Salam…saya ada teman sudah Produksi Kokas..sudah uji coba di-daerah Gunung Putri Bogor namanya; Mahadi Manik SSi,MSI No.HPnya : 0812.8174686 email :
      mahadimnk@yahoo.com phone kantor : 21-8670649 atau 021-8670701..coba kontak Pak Mahadi…saya dengar beliau sulit mencari Green Cook dari Pertamina…selamat mencoba…mudah2an sukses

  13. Dear partner,
    Kami sdh 5 bulan ini memproduksi Batubara curah dari Bayah u dijual (trucking) ke pabrik di CIkande dan Karawang. Kalau boleh info u kerjasama produksi Kokas; kami memiliki bahan baku dan stokpile di Bayah. Hub. saya: Ardian / 0813 44424676
    mra_pt@yahoo.com

  14. dear all,.
    kami sedang mengerjakan teknologi pengembangan pabrik foundry cokes s/d 50 ton/hari.,.dan juga sedang mengembangkan met. cokes untuk blast furnace dengan gabungan 2 konsorsium carbon resources indonesia-jepang,..raw material adalah lignite dan recycle carbon,..apabila interest mengenai aplikasi teknologinya..silakan kontak anggoro@geotek.lipi.go.id

  15. untuk bahan perekat dalam pembuatan kokas tu apa ea?? supaya kokas tidak hancur jika di masukan ke air, serta tahan panas & tahan air..
    mohon info.a..

    terima kasih

  16. Dear Pak Riki,

    Saya memiliki anthracite coal dari Kaltim dengan Fix Carbon di atas 80%, sulfur kurang dari 1%, VM dibawah 9% serta carbon raiser dengan kapasitas masih sekitar 500 ton p.m. Lokasi usaha saya di Surabaya. Tetapi saya mengalami kesulitan untuk mengembangkan pemasarannya.
    Apakah bisa dibantu informasi untuk market yang mungkin bisa saya masuki?
    Untuk pembaca yang mungkin bisa bantu untuk pemasarannya bisa email saya di karyautamamandiri08@yahoo.com

    Terima kasih sebelumnya

    • Kepada : P” Arthur
      Dari : Hilman Abh
      —————————–
      Pak , gimana khabar…….. dan bagaimana dengan carbon raiser nya…. ! saya ada
      permintaan dari beberapa pabrik baja utk CR. Fixed Carbon 85 % min, S 1,5% max
      H2O 2.0% max, Ash Content 6.0% max, VM 6.0% max
      ini kira2 menurut bapak gimana ya pak.

      Tks

    • Dear Pa Arthur
      Pak, saya ingin bantu bapak mengenai pemasaran Carbon raiser, kebetulan sekali
      saya ada permintaan CR 85% up kebutuhan 2 tons/hari

      Tks wassalam

  17. Pa Riki, saya mau mencoba membuat kokas dari bahan baku green coke dan batu bara, apakah Bapak berkenan memberikan komposisi yang pas berapa % green coke dan berapa % batubara nya serta bahan perekat nya pakai apa agar kokas yang didapat mampu untuk melebut bijih besi ?

    Terima kasih
    Rizal

    • Pak Rizal, untuk blending green coke dan batubara pada saat karbonisasi tidak diharapkan, karena jelas sifat keduanya sangat berbeda, untuk volatile matter batubara biasanya cukup tinggi, sehingga pasti akan memperngaruhi kualitas carbonized productsnya.
      Untuk blending sangat mungkin dilakukan apabila keduanya sudah terkarbonisasi, prosentase belnding tergantung dari keinginan kualitas kokas yang diharapkan, untuk binder bermacam-macam, ada yang dari limbah refinery minyak, ada yang dari asphalt curah maupun solid atau dari limbah lainnya,..dan lagi-lagi tergantung dari compressive index strength yang diinginkan,..

      Pak Rizal,.silakan kontak saya di anggoro@geotek.lipi.go.id

  18. oya untuk estimasi harga pasaran di indonesia berapa ya? saya ada sebuah produk dari jepang harganya mahal atau tidak kurang mengerti karena harga pasaran kokas di indonesia tidak tahu, mohon informasinya

  19. P.Riki, didaerah mana dibayah saya bisa mendapatkan lignite/leonardite. Atau bagi rekan2 yang memiliki dapat menghubungi saya di 0813.8812.6802. Tks Budiarto

  20. untuk semua pembaca, hanya mencoba ngasih info aja, bahwa pada dasarnya kokas tidak di produksi dengan penambahan perekat apapun mereka sudah otomatis akan merekat sendiri, dari situ kriteria coking coal harus di penuhi. kokas yang dihasilkan karena bantuan binder tidak akan kuat mereka akan terurai di blast furnace, syarat2 untuk mendapatkan kokas yang baik min crusible swelling number 6, gray king coke atau G indeks min 90, plastik layer atau Y indeks min 20,insyaallah dengan syarat tersebut akan mendapatkan CSR (coke strenght after reaction) yang tinggi.

    • Pak Zani Wardana…Bapak adalah Indonesia pertama yang tulisannya saya baca menyebut pentingnya parameter CSR. Lainnya baru berkutat di Karbon content dan compression strentgh..termasuk berbagai lembaga peneliti terkemuka di Indonesia. Boleh kenalan Pak?

  21. Bapak bapak Yth
    apa saya bisa diberikan cara dan tecnologi untuk memproses kokas dan mesin karbonisasi diproduksi dimana.

    Salam
    Anton

  22. Bapa2 saya di panyaungan bayah..jika ada yg minat membeli batubara jenis asalan kal 61-63 bisa hubungi saya di +6281905547283-bapa robi, atau bagi boss yg minat menjadi funder, saya menyediakan po 500-800 ton,perbulan ,terima kasih

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s