Boelan Satoe…

………..

detik-detik kadang tak terasa segera berlalu,,
seiring rintik hujan yang meningalkan debu……….

ah…
ingin rasanya aku slalu mengenangmu rembulan,
dengan semua kenangan yang kadang serasa terhinakan..

tapi, begitu memilukan….

masih disini…
saat senyumpun senyumu terbias dibibir pagi,
menusuk dihati,
meresap di pori-pori,
mungkinkah ini bukan sekedar teori dari sebuah karya fiksi..
sebab kadang aku merasa begitu nyata,
laiknya gempa yang menelan berbanyak-banyak korban jiwa!!!!!
………………

detik ini pun………………..
aku masih mengenangmu rembulan,
sisa-sisa kekuatan,
ketakutan,
kegalauan,
dengan
keindahan yang bercampur aduk menjadi sebuah tantangan
tentang dua rasa yang akan terang benderang…

walau hanya mengenang,
aku merasa tetap jadi bagianmu dari impian,
sekecil apapun,
sinarku-sinarmu akan tetap dalam bingkai kerinduan

………………..

Palm Hill,
19-10-09

-rgs-

Tentang Riki Gana

Riki Gana Suyatna
Pos ini dipublikasikan di Puisi, SASTRA ABDI. Tandai permalink.

2 Balasan ke Boelan Satoe…

  1. oding berkata:

    wow..puisi yang indah kang.. siapakah rembulan itu?…

  2. Riki Gana berkata:

    terima kasih kang…

    ah itu cuma bahasa klise saja.. hehe..

    tetep berjaya u, GUBER

    Salam,
    Riki Gana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s