Menuju Pengkaderan III IMC – Refleksi #3 Primordialisme..

**
Alhamdulilah yah….(gaya syahrini banget…)

Begitu kira-kira ungkapan yang saat ini dilontarkan, karena animo rekan-rekan akan kehadiran IMC di tengah-tengah masyarakat selatan cukup baik.  Terbukti dengan beberapa pernyataan maupun pertanyaan tentang keorganisasian IMC – terlepas dari segala bentuk fenomena like and dislike (suka dan tidak suka).
Walau sebetulnya pertanyaan yang timbul kadang terlalu tendensius, seolah-olah ingin “menguliti” dan agak dikait-kaitkan dengan politik praktis. Tapi setidaknya ini memberikan ruang untuk diskusi.
Menghadapi momen pengkaderan yang ketiga ini, dan melanjutkan refleksi bagian dua, rasanya alangkah lebih baik untuk berbagi sekelumit  tentang IMC.
**
Primordial kata itu berasal dari bahasa latin (primus=pertama; ordo=tatanan) maksudnya adalah ikatan atau aturan yang pertama diperoleh dalam hidup seseorang. primordial kemudian mengacu pada tradisi, adat-istiadat atau kebiasaan yang diterima pertama kali dalam hidup seseorang.
Berbicara organisasi primordial tentu tidak akan luput dari pergerakan mahasiswa, di sengaja ataupun tidak organisasi primordial digawangi oleh pihak-pihak intelektual yang dalam hal ini Mahasiswa. Kesadaran akan Tridarma perguruan tinggi dan 4 fungsi mahasiwa serta keprihatinan akan masyarakat sekitar, membuat para mahasiswa tergelitik untuk mendirikan sebuah organisasi primordial.
Terlalu naif jika kita katakan bahwa pembentukan organisasi primordial ini latah, atau karena tujuan politis atau hanya sekedar kumpulan kubu barisan sakit hati. Sebab, disadari atau tidak didalam hati terdalam seseorang-terutama orang daerah– akan tergerak hatinya ketika melihat fenomena sosiaol masyarakat daerah yang masih terbelakang dan kemandekan terus menerus menyelimuti pembangun daerah kelahirannya.
Keterikatan antara mahasiswa dan organisasi primordial, mempunyai dampak yang positif dan sangat besar. Pertama dilihat dari sisi keintelektualan tidak akan ada yang menyangkal bahwa mahasiswalah yang berperan sangat tinggi dalam hal intelektual, yang kedua mahasiswa daerah tersebut sudah sadar akar primordialisme, akar tradisi dan akar budaya yang mengikat persaudaraan dan kekeluargaan
Ikatan mahasiswa Cilangkahan sebagai salah satu organisasi primordial yang berada di bagian selatan banten, dengan berasakan kekeluargaan tentu sadar dan paham betul akan perannya dan pentingnya organisasi primordial ini dibentuk.
Ikatan Mahasiswa Cilangkahan atau lebih sering disingkat IMC adalah merupakan organisasi berbasis primordialisme. Sehingga tak heran jika platform organisasi lebih mengedepankan persoalan di daerah sebagai ruang eksperimentasi gagasan dan segmentasi bergerak dalam proses implementasi visi dan misi.
Organisasi ini di bangun atas dasar kekeluargaan,solidaritas dan persekawanan yang kuat dengan tujuan menjadi lembaga kader yang dinamis dan progresif dalam menegakkan komitmen pembangunan daerah DOB Cilangkahan (Banten Bagian Selatan).
Organisasi ini pun diharapkan sebagai basic intetektual , kajian kritis tentang pengabdian terhadap masyarakat dalam terbinanya SDM yang berjiwa kepeloporan demi pengembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan yang bermanfaat bagi masyarakat banten bagian selatan…
##
SELAMAT MENGIKUTI PENGKADERAN IMC (28-30 Oktober 2011)
YAKINKAN ANDA TERLIBAT DALAM PERUBAHAN BESAR MEMBANGUN DAERAH…..
Catatan Ormawa
Riki Gana Soejatnae

Penulis adalah Dewan Pembina IMC

Tentang Riki Gana

Riki Gana Suyatna
Galeri | Pos ini dipublikasikan di BERANDA, KB IMC, ORGANISASI. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s