KASTABEL REFRAKTORI

Gambar

Kastabel refraktori (Refractory Castables) adalah campuran kering bahan agregat (grog) refraktori dan bahan perekat tahan api dengan atau tanpa bahan tambahan (aditif). Grog refraktori adalah bahan refraktori yang telah mengalami proses kalsinasi (pemanasan) pada suhu tinggi, sehingga grog memilki sifat-sifat fisika seperti kuat pecah tinggi, berat jenis tinggi, porositas redah, dan susut atau memuainya rendah. Dari segi ketahanan terhadap temperatur tinggi (refractoryness), agregat castabel mempunyai nilai P.C.E. (Pyrometric Cone Equivalent) lebih tinggi dari pada perekatnya. Dalam campuran castabel, agregat tersusun dari butiran-butiran yang berukuran kasar, sedang dan halus dalam proporsi jumlah yang ditentukan persentasenya.

Berdasarkan mekanisme ikatannya, castabel dapat digolongkan sebagai berikut:

  • Cement Bonded Castables (umumnya castabel)
  • Clay Bonded Castables
  • Chemical Bonded Castables (umumnya : phosphat bonded)
  • Cementless Castables/ Zerro Cement Castables/ No Cement Castables.

Menurut ASTM C 401-91 (95), kastabel efraktori dengan jenis agregat (grog) alumina an alumina silikat, kastabel diklasifikasikan berdasar kadar CaO (Calsium Okside) dalam kastabel yaitu :

  • Regulator Castables Refractories, bila kadar CaO > 2,5%
  • Low Cement castables Refractories, bia CaO = 1,0-2,5%
  • Ultra Low Cement castables Refractories, bila CaO = 0,2-1,0%
  • No Cement castables Refractories, bila CaO < 0,2%

Dalam produksinya castabel refraktori harus dikemas dalam kemasan yang kedap udara agar tidak terjadi “moisture absorbtion” yang menebabkan perubahan kualitas castabel pada saat digunakan.

Aplikasi kastabel refraktori dapat dilakuan dalam berbagai teknis, misalnya : FRECAS, VIBROCES, GUNNING/ SPRAYING, PUMPING atau SHOOTCREATING dan sebagainya.

Ditinjau dari jumlah pemakaian semen kastebel refraktori dikelompokkan kedalam kastebel konvensional jika jumlah semen alumia yang digunakan 15-25% berat kastabel kering. Bila jumlah semen antara 5-10%, kastabel tergolong kastabel semen rendah dan bila jumlah semen < 2-4% disebut kastabel semen ultra rendah.

Dalam pengaplikasiannya kastabel refraktori sering ditambah dengan bahan tambah lain yang berfungsi mereduksi penggunaan air pencampur (deflokulan), pemacu setting (acceleator), pelambat setting (retarder), surfactant (memperbesar tegangan muka cairan), oksida submicron) untuk pembentuk gel dan mempertinggi kekuatan kastabel setelah setting, peningkat keplastisan dan sebagainya.

Tentang Riki Gana

Riki Gana Suyatna
Galeri | Pos ini dipublikasikan di BERANDA, PEKERJAAN. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s